Pemilu legislatif tinggal 4 hari lagi.. sangat terasa suasanan kampanye mlalui media elektronik, TV khususnya..
“Contreng caleg golkar, Contreng caleg Golkar, Ayo contreng caleg Golkar.. Contreng Caleg Golkar..”
“Pilih PAN, no 9″ (saya ingat karena bertabur merupakan iklan bertabur bintang..)
“Hanya PDIP yang berani melakukan kontrak politik, Sembako murah, (dst..)..”
“Lanjutkan…!! Contreng Partai Demokrat”
“Hanura : Pojok Kiri Atas, Pojok Kiri Atas, Pojok Kiri Atas”
” PKS : Partai Kita Semua..”
Gerindra : iklannya paling bagus, menarik minat ibu-ibu dan yang lainnya saat sedang nonton iklan jeda sinetron, dan yang paling penting gak ada melecehkan atau menjelek-jelekan partai lain..
Begitu gencar mereka semua berkampanye, tapi yang patut menjadi pertanyaan adalah apakah bisa iklan-iklan seperti itu menggugah masyarakat kita untuk mencontreng pada Pemilu nanti?
Berdasarkan hasil survei, potensi golongan putih (golput) mencapai 35-40%. penyebab terbesar bersumber dari masalah administrasi , seperti mereka yang tidak terdafat sebagai pemilih tetap (Sumber : Harian Media Indonesia, 3 April09). Lepas dari segala kekurangan Pemilu kali ini, (seperti surat suara yang sampai sekarang konon belum terdistribusi ke seluruh wilayah Indonesia), yang paling mengkhawatirkan adalah sikap apatis sebagian besar warga, yang memilih untuk tidak mencontreng.
Tidak bisa disalahkan memang, mengingat kondisi sekarang yang sudah semakin tidak menentu, sehingga orang berpikir : “ah siapapun anggota DPRnya, Presiden dan Waklinya tetap tidak akan berubah”. Memang, memang mengembalikan kondisi Indonesia menjadi lebih baik tidak semudah membalikan telapak tangan. Semua orang tau itu, tapi jika tidak dimulai dari diri sendiri, siapa yang akan mulai.
Saya memang tidak mengerti politik dan segala embel-embelnya, tapi saya berusaha berkontribusi sekecil apapun itu. lebih baik saya mencontreng partai yang menurut saya bervisi baik (walaupun itu hanya dari iklan TV), daripada suara saya nantinya dipakai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab.
Jadi teman-teman, ayo smaa-sama contreng..
Do something, jangan cuma OmDo..

Recent Comments